• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Penemuan terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penemuan terbaru. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Mei 2016

Fakta terbaru: Setengah Serangan Jantung yang Terjadi Tidak Memiliki Gejala

Hampir setengah dari semua serangan jantung ternyata tidak memiliki gejala sama sekali - tapi itu tidak berarti mereka kurang mematikan daripada serangan jantung dengan gejala, sebuah penelitian baru teelah menemuakan fakta terbaru.

Menurut penelitian yang diterbitkan 16 Mei di jurnal Circulation, di America Serikat sebanyak 45% dari semua serangan jantung terjadi tanpa adanya gejala

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa serangan jantung yang tanpa pernah ada gejala lebih berisiko sebesar tiga kali, dibandingkan dengan jika mereka tidak mengalami serangan jantung.

serangan jantung ‘diam’ adalah serangan yang sama buruknya dengan serangan jantung dengan tanda-tanda peringatan atau gejala, kata Dr Elsayed Soliman, direktur pusat penelitian kardiologi epidemiologi di Wake Forest Baptist Medical Center di North Carolina dan penulis senior studi tersebut.

Namun, "karena pasien tidak tahu mereka telah mengalami serangan jantung diam, mereka mungkin tidak menerima perawatan yang mereka butuhkan untuk mencegah satu sama lain," kata Soliman dalam sebuah pernyataan.

Serangan jantung terjadi bila pembuluh darah yang membawa darah ke jaringan otot jantung tersumbat. Tanpa darah, yang bagian dari otot jantung mulai mati.

Orang cenderung menafsirkan serangan jantung dengan gejala umum saja, termasuk nyeri dada, sesak napas dan pusing. Namun dalam kasus serangan jantung diam, jaringan otot jantung bisa rusak atau mati meskipun tidak ada gejala, atau gejala sangat ringan hingga seseorang tidak menyadari bahwa mereka memiliki resiko, kata Soliman.

Kebanyakan orang mengetahui jika mereka telah mengalami serangan jantung diam setelah fakta - dalam banyak kasus, Soliman mengatakan, dokter dapat mengenali tanda-tanda serangan jantung diam sebelumnya menggunakan ekokardiogram (EKG), tes yang mengukur aktivitas listrik jantung, katanya. aktivitas listrik jantung diubah, bahkan bertahun-tahun setelah serangan jantung diam, menurut penelitian ini.
Para peneliti juga menemukan bahwa meskipun serangan jantung diam lebih umum pada pria, mereka lebih mematikan pada wanita, kata Soliman.

Sementara penelitian ini tidak dirancang untuk melihat perbedaan-perbedaan antara pria dan wanita, para ilmuwan tahu bahwa pria dan wanita mengalami penyakit jantung dengan cara yang berbeda, kata Soliman. Hasil penelitian mengatakan pentingnya menjaga kesehatan pria dan wanita berbeda ketika sampai ke kesehatan jantung, katanya.

Perlun diketahui bahwa ini bukan studi pertama yang menunjukkan bahwa serangan jantung diam hampir mematikan seperti serangan jantung dengan gejala.


Sebelumnya dalam studi terdahulu, para peneliti melihat data pada hampir 9.500 orang dewasa usia menengah yang terdaftar di Atherosclerosis Risk in Communities Study, yang dimulai pada tahun 1987 dan disponsori oleh National Heart, Lung, dan Blood Institute. Selama periode sembilan tahun, 317 orang mengalami serangan jantung diam dan 386 orang mengalami serangan jantung dengan gejala.
Share:

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Live Traffic

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

  • Penemuan terbaru

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support